Politisi PDIP Kepleset Sebut Jokowi Pemberantas KPK, Diskakmat Najwa Shihab

  • Whatsapp
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila 2021 dari Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (1/6/2021). (Foto: ANTARA/HO-Youtube Sekretariat Presiden)

IDTOPIK.COM – Politisi PDIP Kapitra Ampera diskakmat presenter Najwa Shihab karena keliru saat menjelaskan sikap Presiden Jokowi terkait polemik Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kapitra Ampera menyebut Presiden Jokowi merupakan bagian dari upaya pelemahan atau pemberantasan KPK.

Bacaan Lainnya

Pernyataan tersebut disampaikan Kapitra Ampera setelah menjadi narasumber dalam program Mata Najwa Rabu (2/5/2021). Saat itu, dia tengah berdiskusi di balik layar bersama sejumlah narasumber lainnya.

Baca Juga:  Minta Fadjroel Rachman Tak Berkelit soal Bipang. Tifatul Sembiring: Jelas Jokowi Sebut Bipang Babi Panggang

Kapitra Ampera mengatakan bahwa Jokowi sejatinya peduli dengan KPK. Namun kemudian dia kepleset sampai menyebut Jokowi juga bagian dari pemberantasan KPK.

“Pak Jokowi menyampaikan bahwa dia peduli dengan KPK dan dia bagian dari ‘pemberantasan KPK,” ujar Kapitra Ampera seperti dikutip Suara.com dari saluran YouTube Najwa Shihab.

Pernyataan keliru Kapitra Ampera tersebut kontan memancing sorotan sejumlah narasumber di sana, salah satunya Ketua YLBHI Asfinawati.

Sementara itu, pernyataan Kapitra Ampera itu langsung disambut dengan Najwa Shihab yang menegaskan maksud ucapan tersebut.

“Pemberantasan korupsi (mungkin maksudnya)? Kok memberantas KPK,” kata Najwa Shihab.

“Oh aku salah ya?” timpal Kapitra Ampera.

Najwa Shihab lantas membalas lagi dengan mengungkit ulang pernyataan Kapitra Ampera. Namun, dia terlihat sedikit tertawa.

Baca Juga:  PDIP Nilai Putusan Konsinyering Pemilu Digelar 28 Februari 2024 Tidak Cermat

“Jangan-jangan maksudnya itu? (Jokowi) memberantas KPK,” tegas Najwa Shihab.

Setelah itu, Kapitra Ampera menjadi bahan ledekan bercanda sejumlah narasumber. Meski begitu, dia lantas mengklarifikasi maksudnya.

Kapitra Ampera meluruskan, dia ingin mengatakan bahwa Jokowi tegas melindungi KPK dari para oknum yang berencana merusak lembaga antirusuah itu.

“Bukan maksudnya begini. Maksudnya itu orang-orang yang akan meruntuhkan KPK. Pak Jokowi sudah ditempatnya, mencegah gitu loh maksudnya,” terang Kapitra.

Seperti diberitakan sebelumnya, TWK KPK menuai perdebatan dari sejumlah pihak karena telah menggugurkan sejumlah pegawai.

Selain itu, pertanyaan yang diajukan dalam TWK pun memancing polemik lantaran beberapa dinilai tidak pas.

Baca Juga: AHY Masuk Empat Besar, Demokrat: Rakyat Butuh Pemimpin Yang Berani Dan Peduli

Baca Juga:  PKS Ungkap Makna Di Balik Kunjungan Ke Kantor PDIP, “Terasa Penuh Berkah”

Sumber: suara.com

Tinggalkan Balasan