Proyeksi Duet AHY-Airlangga Diremehkan, PD: Periuk Nasi Qodari Retak
Syahrial Nasution (Dok: Istimewa)

Proyeksi Duet AHY-Airlangga Diremehkan, PD: Periuk Nasi Qodari Retak

IDTOPIK.COM – Direktur Indo Barometer M Qodari menilai analisis Partai Demokrat (PD) soal wacana duet Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Airlangga Hartarto halusinasi. Elite PD balas menyindir Qodari.

Deputi Balitbang DPP PD Syahrial Nasution menilai analisis Qodari soal duet AHY-Airlangga tidak menunjukkan kualitas sebagai peneliti. Syahrial menyebut analisis Qodari ngawur.

“Analisis Qodari ini normatif, tapi tidak menunjukkan kualitas sebagai peneliti yang punya kualifikasi bagus. Apalagi hebat. Akhirnya, sudah normatif, ngawur pula,” kata Syahrial kepada wartawan, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga:  Fahri Hamzah Percaya 1.271 Pegawai KPK Generasi Baru Yang Lebih Baik

“Ada interest pribadinya lebih kental daripada analisis sebagai pengamat atau peneliti,” imbuhnya.

Baca Juga: Heboh Produk Nestle Tidak Sehat, BPOM Angkat Bicara 

Syahrial juga menyindir Qodari. Menurutnya, analisis Qodari soal AHY-Airlangga itu muncul karena Moeldoko gagal mengkudeta AHY.

“Yang paling logis, barangkali periuk nasinya sedang retak, karena gagal sebagai pendukung Moeldoko dan KLB Sibolangit,” sebutnya.

Baca Juga:  Berkat Informasi Orang Tua, DPO Terduga Teroris Jakarta Ditangkap Densus

Diberitakan sebelumnya, Direktur Indo Barometer M Qodari menilai wacana pasangan AHY dan Airlangga Hartarto untuk maju Pilpres 2024 tak akan terealisasi. Qodari menilai analisis Demokrat soal AHY-Airlangga halusinasi.

“Sebetulnya agak halusinasi ya. Halu atau halusinasi kalau menyebut pasangan AHY dengan Airlangga itu mengulangi kejayaan SBY dan JK ya. Karena elektabilitas AHY itu jauh berbeda dengan SBY di tahun 2004 yang lalu,” kata Qodari kepada wartawan, Selasa (8/6).

Baca Juga:  Tak Terima HRS Diperlakukan Tak Menyenangkan, Tengku Zul: Siapa Oknum yang Main Paksa dan Dorong Itu?

Baca Juga: Sebut Dana Haji untuk Bangun Jalan, UAS: Umat Islam Ngamuk Baru Berhenti 

Sumber: detik.com

Tinggalkan Balasan