Pengganti Anies Baswedan Kuncinya di PDIP, kok Bisa?

  • Whatsapp
Anies Baswedan
Gubernur Anies Baswedan mendatangi Polda Metro Jaya untuk diminta klarifikasi terkait kerumunan Habib Rizieq Shihab di Petamburan. (Foto: JPNN)

IDTOPIK.COM – Pengamat politik Anang Sudjoko mengaku tak bisa menduga-menduga siapa sosok yang layak menjadi Gubernur DKI Jakarta selanjutnya.

Salah satu alasannya, karena Pilkada DKI Jakarta dipastikan digelar pada 2024.

Bacaan Lainnya

Hal itu merujuk pada Undang-Undang (UU) Pilkada Nomor 10 Tahun 2016 sebagai dasar acuannya.

Kendati demikian, menurut Anang, sejumlah nama yang selama ini sudah beredar disebutnya sama-sama berpotensi.

“Jadi, kita tidak bisa menduga-menduga siapa berpotensi. Tapi jelas mereka (kandidat) tetap berpotensi,” kata Anang dihubungi PojokSatu.id, Kamis (10/6/2021).

Baca Juga:  Ragukan TWK, Rocky Gerung: Apa Lagi yang Perlu Dipertanyakan dari Novel?

Dengan pilkada DKI yang digelar 2024, maka dipastikan posisi Anies akan diisi oleh Plt selama dua tahun.

Sosok Plt ini pula yang disebut dosen Universitas Brawijaya ini bisa menjadi petunjuk.

“Dalam perspektif komunikasi politik: siapapun yang akan ditunjuk menjadi Plt akan menjadi tanda siapa yang akan diusung (sebagai cagub) ke depan,” ujar dia.

Sebab menurutnya, Plt bisa menjadi duta-duta elit politik dalam menyiapkan jalan bagi calon politik yang nantinya berkuasa.

Karena itu, jika dugaan tersebut benar, bisa jadi Plt tersebutlah yang nantinya menggantikan posisi Anies Baswedan memimpin Jakarta ke depannya.

“Dan mereka ini sengaja disiapkan untuk nantinya dijadikan modal berkuasa, bisa jadi nantinya akhir pemerintahan Anies seperti itu,” ulasnya.

Baca Juga:  Soal Pilpres 2024, Politikus PDIP: Puan-Anies Sah-sah Saja, Bisa Prabowo-Puan

Anang juga melihat kemungkinan besar posisi Plt Gubenur Ibukota nantinya diisi oleh orang-orang atau politisi PDI-Perjuangan.

Sebab, yang menentukan Plt tidak lain adalah Menteri dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang cukup dekat dengan PDIP.

“Sampai saat ini jelas PDIP masih memegang kendali apa yang diinginkan oleh presiden, termasuk Mendagri,” tandasnya.

Untuk diketahui, sampai sejauh ini sudah ada sejumlah nama beredar yang disebut bakal menggantikan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKUI Jakarta.

Diantaranya, Ahmad Riza Patria, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI.

Kemudian, Sandiaga Uno yang mendampingi Anies memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017 namun mundur untuk maju sebagai cawapres di Pilpres 2019 mendampingi Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Berbeda Pandangan Politik Di Tingkat DPP, PKS Dan PDIP Kuningan Tetap Harmonis

Selanjutnya, nama lain yang muncul adalah Ketua Umum Partai Demokorat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Tidak ketinggalan, juga ada Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini sampai Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto.

Baca Juga: Respon Jokowi soal Pasal Penghinaan Presiden: Terserah Masuk atau Tidak, Toh Saya Sering Dihina

Sumber: pojoksatu.id

Tinggalkan Balasan