Adhie Massardi: Kalau Kata Dan Tindakan Pemimpin Bisa Sejalan, Peradaban Akan Terjaga

  • Whatsapp
Adhie Massardi
Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi/RMOL

IDTOPIK.COM – Alasan pasal penghinaan presiden masuk dalam RKUHP dinilai tidak tepat. Apalagi jika disebut bahwa pasal itu diperlukan untuk menjaga peradaban.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi menilai, masalah peradaban suatu bangsa ada sepenuhnya di tangan pemimpin. Jika pemimpin bisa berbuat baik, maka rakyat akan mengikuti.

Bacaan Lainnya

“Jaga peradaban yang benar itu terletak seribu persen di level pemimpin,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (11/6).

Baca Juga:  Adhie Massardi: Saatnya NU Balik Badan Dan Keluar Dari Lingkaran Kekuasaan

Baca Juga: Berbeda Pandangan Politik Di Tingkat DPP, PKS Dan PDIP Kuningan Tetap Harmonis 

Adhie menerangkan, jika pemimpin memberi contoh yang benar, misal perkataan dan tindakan bisa sejalan, maka rakyat akan ikut melakukan apa yang dilakukan pemimpin. Sehingga tidak perlu ada lagi aturan mengenai penghinaan presiden.

“Kalau pemimpin beri contoh kata dan tindakan sejalan, tidak suka bohong, kepada rakyat yang dipimpinnya lakukan teaching by example, peradaban akan terjaga,” kata Adhie.

“Itu yang dilakukan para pemimpin agama (Islam) di masa lalu,” tutupnya.

Baca Juga: Komnas HAM Kurang Kreatif, Mediasi Dengan KPK Bisa Diawali Lobi Informal 

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan