Profesor Rochmat Wahab: Kalau Megawati Dianggap Berhasil, Seharusnya Dulu Dia Menang Pilpres

  • Whatsapp
Rochmat Wahab
Akademisi yang memperjuangkan khittah NU melalui Komite Khittah NU 1926, Profesor Rachmat Wahab/RMOL

IDTOPIK.COM – Rencana Universitas Pertahanan (Unhan) memberikan gelar profesor kehormatan kepada Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri pada hari ini, Jumat (11/6), dipertanyakan.

Akademisi yang memperjuangkan khittah NU melalui Komite Khittah NU 1926, Profesor Rachmat Wahab mempertanyakan dasar pemberian gelar tersebut.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, jika Megawati dianggap sebagai pemimpin yang berhasil, seharusnya kala itu Megawati terpilih lagi menjadi presiden. Bukan malah rakyat memilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di pemilihan presiden secara langsung oleh rakyat.

Baca Juga:  Resmikan Patung Kuda Bung Karno, Megawati: Sungguh Menurut Keluarga Kami Sangat Istimewa

Baca Juga: Berbeda Pandangan Politik Di Tingkat DPP, PKS Dan PDIP Kuningan Tetap Harmonis 

“Kalau emang itu berhasil Megawati saya yakin waktu itu, mohon maaf ya, pasti dia menang pemilihan presiden berikutnya. Kalau dia tuh berhasil, (gelar profesor) itu sebagai pembuktian bahwa beliau itu berhasil dan patut dihargai,” katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/6).

Rochmat Wahab menjelaskan bahwa kritik ini dia sampaikan agar publik tidak serta merta percaya dengan apa yang diklaim pihak Unhan. Di mana Megawati dianggap bisa mengatasi krisis kala itu.

Baca Juga: Komnas HAM Kurang Kreatif, Mediasi Dengan KPK Bisa Diawali Lobi Informal 

“Jadi ini untuk koreksi. Kalau beliau berhasil kan dipilih oleh rakyat pada saat itu,” tegasnya.

Baca Juga:  Menakar Kekuatan Kans Duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2024, Masih Berpeluang?

Pihak Unhan menerangkan bahwa gelar diberikan lantaran Megawati dianggap berhasil dalam menghadapi krisis multidimensi di era pemerintahannya.

Unhan mencatat Megawati berhasil menuntaskan konflik sosial seperti di Ambon dan Poso. Selain itu, Megawati juga dianggap mampu memulihkan pariwisata pasca Bom Bali dan mampu menangani masalah TKI di Malaysia.

Baca Juga: Adhie Massardi: Kalau Kata Dan Tindakan Pemimpin Bisa Sejalan, Peradaban Akan Terjaga

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan