Semprot Sri Mulyani soal PPN Sembako, Andi Arief: Ingat Waktu Miskin, Dulu kan Pernah Miskin!

  • Whatsapp
Andi Arief
Andi Arief/IST

IDTOPIK.COM – Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyesalkan rencana pemberlakuan pajak pertambahan nilai (PPN) pada barang kebutuhan pokok (sembako).

Andi meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) untuk berempati pada orang yang kesulitan secara ekonomi. Bahkan, Andi menyebut SMI dulunya sempat mengalami kemiskinan.

Bacaan Lainnya

“PPN sembako diberlakukan, mohon Ibu SMI ingat waktu miskin. Dulu kan pernah miskin,” cuitnya di akun Twitter @AndiArief__, dikutip Jumat (11/6).

Baca Juga:  Sesumbar Partai Demokrat Kubu Moeldoko: Tempuh Jalur Hukum hingga ke MA

Baca Juga: Megawati Bakal Didampingi Tiga Anaknya Saat Terima Profesor Kehormatan Dari Unhan 

Dia meminta pemerintah mengurungkan kebijakan PPN tersebut agar rakyat tidak semakin sengsara.

“Jangan mentang-mentang sekarang sudah naik kelas jadi orang punya. Sekolah tinggi-tinggi bukan untuk menyengsarakan rakyat,” tandasnya.

Diketahui, rencana pemerintah menerapkan PPN terhadap sembako telah tertuang dalam draf revisi UU 6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP), tepatnya pada pasal 4A.

Baca Juga: Siap Koordinasi Dengan DPR, Tjahjo Kumolo Ingin Rampingkan Lembaga Dan Badan Negara Di Dalam UU

Disebutkan, barang kebutuhan pokok serta barang hasil pertambangan atau pengeboran dihapus dalam kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN.

Baca Juga:  Jawab Klaim Andi Arief Soal Pilpres 2024, PDIP Pilih Fokus Konsilidasi Partai

Barang tersebut mencakup beras dan gabah, jagung, sagu kedelai, garam konsumsi, daging, telur, susu, buah-buahan, sayur-sayuran, ubi-ubian, bumbu-bumbuan, dan gula konsumsi.

Baca Juga: Politisi PSI Minta Anies Baswedan Tak Membuat Kebijakan Nyeleneh dan Diskriminatif, Ini Contohnya 

Sumber: jitunews.com

Tinggalkan Balasan