Partai Nasdem: Ngapain Konvensi Kalau Sudah Ada Pemenang

  • Whatsapp
Partai Nasdem: Ngapain Konvensi Kalau Sudah Ada Pemenang
Ketua DPP Partai Demokrat, Willy Aditya bersama Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh/RMOL

IDTOPIK.COM – Tiga kepala daerah diisukan berpeluang besar jadi pemenang dalam konvensi calon presiden 2024 yang akan digelar Partai Nasdem pada tahun 2022.

Yaitu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Bacaan Lainnya

Namun, hal tersebut dibantah keras oleh Nasdem lantaran saat ini partai yang digawangi Surya Paloh itu baru menyiapkan Badan Pekerja Konvensi. Badan ini juga bertugas menjajaki komunikasi dengan partai lain untuk berembuk menentukan siapa capres yang tepat pilihan rakyat.

Baca Juga:  Elektabilitas AHY Melejit, Demokrat: Rakyat Juga Tahu Mana Yang Kerja Mana Yang Sibuk Berjanji

Baca Juga: Dikukuhkan Sebagai Profesor, Mega Berterima Kasih Ke Nadiem Dan Prabowo 

Ketua DPP Partai Demokrat, Willy Aditya menegaskan bahwa terkait tiga nama kepala daerah yang muncul yakni Anies, RK, dan Khofifah, yang dikabarkan sudah memegang tiket, bukan dari Nasdem.

“Nanti calon presidennya akan ditentukan di dalam konvensi. Ngapain konvensi kalau sudah ada pemenang, buang-buang uang saja kita,” ujar Willy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/6).

Anggota DPR itu menyatakan, untuk saat ini Nasdem tengah fokus melakukan pendekatan kepada sejumlah partai politik untuk dapat mengikuti konvensi.

Baca Juga: Semprot Sri Mulyani soal PPN Sembako, Andi Arief: Ingat Waktu Miskin, Dulu kan Pernah Miskin! 

Baca Juga:  Siap Koordinasi Dengan DPR, Tjahjo Kumolo Ingin Rampingkan Lembaga Dan Badan Negara Di Dalam UU

“Kami masih komunikasi. Kami kan lagi bangun kesepahaman secara intensif ini,” imbuhnya.

Disinggung mengenai parpol mana saja yang tertarik mengikuti konvensi Nasdem, Willy mengaku belum bisa membocorkan lantaran saat ini masih melakukan pendekatan kepada parpol-parpol.

“Belum bisa kita buka sekarang. Jangan sekarang nanti enggak enak, kami komunikasi intensiflah dulu ke beberapa partai,” ucapnya.

Baca Juga: Karena Preman, Jokowi Langsung Hubungi Kapolri 

 Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan