Fahri Hamzah: Kenapa BPKH Tidak Ambil Dan Selamatkan Bank Muamalat?

  • Whatsapp
Fahri Hamzah
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah/RMOL

IDTOPIK.COM – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) diharapkan fokus mengelola investasi dana haji di sektor-sektor konkret yang bersentuhan langsung dengan rakyat.

“Pada dasarnya, mandat uang ini untuk menggerakkan ekonomi rakyat,” ujar Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah ,dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/6).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Partai Nasdem: Ngapain Konvensi Kalau Sudah Ada Pemenang 

Fahri menyarankan BPKH menginvestasikan uang simpanan calon jemaah haji pada perbankan syariah seperti Bank Muamalat.

Baca Juga:  Sekjen PKS Ingin Peristiwa Tenggelamnya Nanggala 402 Diinvestigasi Menyeluruh

Jika dipakai pada Bank Muamalat, hal itu sesuai dengan aturan pada UU 34/2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.

Sesuai UU 34/2014, penggunaan dana simpanan calon jemaah haji hanya boleh pada bidang-bidang syariah. Yaitu investasi syariah, penempatan di bank syariah, kemudian pembelian surat berharga syariah, dan pembelian emas.

Baca Juga: KPK Hargai Laporan ICW Dan Tetap Fokus Tunggakan Kasus Masa Lalu

“Saya mau ngasih contoh, salah satunya itu kan ada bank syariah pertama dan tertua di Indonesia namanya Bank Muamalat. Itu kan bank dalam masalah, kenapa enggak itu saja yang diambil BPKH?” tutur Fahri Hamzah.

“Kalau dia mengambil (Bank Mualamat) itu, dia (BPKH) akan punya akses langsung kepada pembiayaan sektor ekonomi rakyat,” tutup mantan Wakil Ketua DPR RI itu.

Baca Juga:  Ridwan Kamil Minta Pusat Lobi Arab Saudi, Ferdinand: Kang, Urus Haji Tidak Seperti Urus Nikah Massal

Baca Juga: Dapat Jabatan Profesor Dari Unhan, Berapa Nilai Kekayaan Megawati Soekarnoputri? 

Sumber: rmol.id

Tinggalkan Balasan