177 Warga Dilaporkan Meninggal Dunia akibat Badai Terjang NTT
Presiden Jokowi Meninjau Lokasi Banjir Bandang di Lembata, NTT/Agus Suparto, Fotografer Presiden Jokowi

177 Warga Dilaporkan Meninggal Dunia akibat Badai Terjang NTT

IDTOPIK.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi memperbarui data setelah badai siklon tropis Seroja menerjang beberapa wilayah yang berujung bencana banjir. Bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Josef menuturkan, korban meninggal dunia hingga data malam ini sebanyak 177 jiwa. Sementara korban hilang sebanyak 45 orang.

“Jadi total seluruhnya adalah 222 orang,” ujar Josef dalam konferensi pers yang digelar oleh BNPB, Minggu malam, 11 April 2021.

Baca Juga:  Heboh Bayi 'Dicovidkan' di RSUD Pirngadi Medan, Begini Reaksi Bobby Nasution

Josef mengatakan, masih ada satu daerah yang belum terjangkau posko komando tanggap darurat yakni Kabupaten Kupang. Wilayah tersebut kata Josef, berada di beberapa desa yang memang terlambat mendapat informasi lantaran kondisi daerah tersebut yang terputus. Rencananya besok, pemerintah daerah dan aparat gabung bakal menerjunkan helikopter untuk memantau kondisi di sana.

Baca Juga: SBY Dinilai Pasang Jebakan Batman untuk Moeldoko

Baca Juga:  Belum Lama Dipimpin Gibran, Pemkot Solo Raih Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik

“Karena hanya dilalui jalan darat dan oleh laut. Dan kita tahu kemarin – kemarin cuacanya sangat tidak bersahabat,” kata dia.

“Jadi sampai dengan hari ini desa- desa dan kabupaten yang menjadi korban, relatif sudah mendapatkan bantuan,” sambung Josef.

Sementara itu,Josef juga melaporkan, korban tewas berada di Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata. Bisa dikatakan dua daerah tersebut itu yang kondisi terparah setalah dihantam air. Di Flores Timur jumlah warga yang meninggal dunia sebanyak 72 jiwa dan di Lembatan sebanyak 47 jiwa.

Baca Juga:  Kudus di Tengah Amuk Corona: Ribuan Orang Diungsikan, Zona Merah Meluas

Josef menyebut, hampir seluruh desa di NTT yang terdampak bencana banjir bandang sudah mendapatkan bantuan. Baik makanan, selimut maupun kebutuhan pokok lainnya.

“Besok kita akan teruskan lagi bantuan baik melalui darat, laut dan udara,” kata dia.

Baca Juga: Kesaksian Korban Gempa Rumah Terangkat lalu Hancur Hitungan Detik

Sumber: viva.co.id

Tinggalkan Balasan