Habib Rizieq Tanya Ad Gak yang Melanggar Prokes di Petamburan, Bayu Menjawab: Ada, 36 Orang Ditindak
Habib Rizieq Shihab mencecar mantan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). Foto: JPNN

Habib Rizieq Tanya Ad Gak yang Melanggar Prokes di Petamburan, Bayu Menjawab: Ada, 36 Orang Ditindak

IDTOPIK.COM – Habib Rizieq Shihab mencecar mantan Walikota Jakarta Pusat Bayu Megantara yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (12/4/2021).

Salah satu pertanyaan yang dilontarkan Rizieq Shihab kepada Bayu adalah apakah ada pelanggaran protokol kesehatan saat kerumunan terjadi di kediamannya.

Pertanyaan itu langsung disambar Bayu yang menyatakan bahwa memang benar ada pelanggaran prokes saat itu.

Baca Juga:  Majelis Hakim: Hukuman 8 Bulan Penjara HRS Dkk Dikurangi Masa Ditahan

Bahkan saat itu, petugas pun langsung menindak ke-36 pelanggar prokes dimaksud.

Baca Juga: Begini Momen HRS Titip Salam Untuk Anies Hingga Doni Monardo

“Ada, 36 orang yang tidak melaksanakan prokes dan ditindak oleh anggota,” tegas Bayu menjawab pertanyaan Rizieq.

Kendati demikian, para pelanggar prokes itu sama sekali tidak dikenakan denda.

Melainkan hanya dikenakan hukuman sosial saja.

Baca Juga:  Pegawai KPK yang Pimpin OTT Bupati Nganjuk Dikabarkan Tak Lolos TWK

Akan tetapi, Bayu menyampaikan bahwa dirinya tidak melihat langsung terjadinya pelanggaran prokes dimaksud.

Hal itu diketahuinya berdasarkan laporan petugas di lapangan.

“Saya memantau dari Kantor Kelurahan Petamburan. Saya pantau dari Front TV,” ungkapnya.

Kombes Heru Dipotong Rizieq Shihab

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) melontarkan protes saat mantan Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dicecar Habib Rizieq.

Baca Juga:  Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray Telah Hilangkan Barang Bukti

Rizieq mempertanyakan kenapa polisi saat itu tidak membubarkan pesta pernikahan putrinya dan Maulid Nabi yang digelar di kediamannya di Petamburan.

Baca Juga: Jaksa Curiga Penyuap Juliari Lindungi Pihak Lain di Sidang Bansos 

“Saudara kenapa tidak membubarkan?” tanya Rizieq kepada Heru.

Heru menjawab bahwa pembubaran kerumunan tidak dilakukan lantaran pertimbangan menghindari kerusuhan dengan massa yang berjumlah 5.000 orang.

Baca Juga:  Pakar: KPK Harus Dalami Peran Azis Syamsuddin Agar Terang Benderang

Jawaban Heru itu disusul pertanyaan lain kenapa polisi tidak malakukan tindakan preventif.

Heru menceritakan, saat itu pihaknya menerima informasi dari Walikota Jakarta Pusat bahwa acara yang digelar di kediaman HRS itu menerapkan protokol kesehatan.

Akan tetapi, belum selesai Heru memberikan jawaban, Rizieq Shihab langsung memotong dan mengajukan pertanyaan lainnya.

“Patokan itulah kami memberikan toleransi dan ternyata begitu malam…” ujar Heru yang terhenti dengan cecaran pertanyaan lain Rizieq.

Baca Juga:  Kabareskrim: Tiga Polisi Penembak Laskar FPI jadi Tersangka

HRS menanyakan kepada Heru Novianto terkait hasil tracing Covid-19 usai kerumunan di Petamburan.

Pertanyaan itu dijawab Heru bahwa rapid tes Covid-10 yang dilakukan dari 500 orang ternyata ada lima di antaranya yang dinyatakan reaktif.

Tapi jawaban itu sepertinya tidak cukup memuaskan bagi HRS yang kembali mencecar Heru dengan pertanyaan lain.

“Apakah ada klaster baru yang namanya klaster HRS? Apakah ada klaster baru yang namanya klaster maulid Petamburan?” tanya HRS kepada Heru.

Baca Juga:  Kisah Jaksa Pinangki Usai Vonis Bersalah: Status Melekat, Vonis Disunat

Heru lantas menjawab pertanyaan Habib Rizieq, dengan mengatakan tidak ada klaster baru yang timbul usai terjadi kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Habib Rizieq Bilang Itu Memaksa, JPU Jawabnya Woles: Ini Bukan Intimidasi

Sumber: pojoksatu.id

Tinggalkan Balasan