Investor Pemula? Sepertinya Investasi saham BCA Cocok untuk Dicoba! Siapa yang tidak kenal dengan Bank BCA, salah satu bank swasta terbesar di Indonesia. Dari warna biru dan sleret kuning nya saja, sudah pasti semua orang tahu bahwa ini adalah Bank BCA. Belum lagi pelayanan super ramah kepada semua pengunjung. Sampai ada tagline berbunyi, “belum ramah kalau belum bisa seperti satpam BCA”.

Melihat besarnya antusiasme masyarakat terhadap keberadaan Bank BCA ini menjadikan banyak investor saham yang berminat untuk menanamkan modal mereka pada bank swasta yang satu ini, tidak terkecuali para investor pemula. Meski terbilang mahal, rupanya sama sekali tidak menjadikan investor saham BCA menurun, justru semakin bertambah.

Ada banyak sekali keuntungan dan kemudahan yang bisa kalian terima apabila melakukan investasi saham BCA. Kali ini kita akan membahas apa saja keuntungan tersebut. Jadi, simak terus artikel ini sampai habis, ya!

TRENDING:  Bagaimana Hukum Forex Online Halal atau Haram?

Kenapa Harus Investasi Saham di BCA

Harga Cepat Naik, Sulit Menurun

Semua tentu tahu bahwa investasi dalam instrumen saham merupakan investasi yang beresiko besar. Ada sedikit saja permasalahan pada pasar, baik diakibatkan oleh kegiatan politik maupun kepentingan lainnya, maka harga saham juga akan berguncang hebat. Namun rupanya teori ini tidak berlaku untuk Bank BCA.

Awal Maret 2020, dimana adalah masa awal pandemi menyerang Indonesia, harga investasi saham BCA adalah Rp26.475 per lembarnya. Betapa mengejutkan, meski memasuki masa resesi, rupanya saham BCA tetap bertengger di posisi atas dengan harga Rp28.825 per lembarnya (Oktober, 2020). Dari data di atas, maka bisa ditarik kesimpulan bahwasanya dalam kurun waktu hampir tujuh bulan, saham BCA mengalami kenaikan sebanyak Rp3.250 per lembar.

Tentu saja keadaan saham BCA ini sangat berbanding terbalik dengan saham perusahaan lain yang jungkir balik. BCA cenderung memiliki nilai saham yang stabil. Jadi, meskipun terkena penurunan harga, tidak lama kemudian akan naik kembali. Inilah kenapa para investor, apalagi pemula, menilai BCA sebagai perusahaan dengan analisis fundamental dan taktikal yang baik.

Para pemula juga cenderung memilih investasi saham BCA karena mereka masih khawatir dan belum siap apabila harus melihat harga saham yang tiba-tiba anjlok. Dengan kestabilan harga ini, maka saham BCA adalah pilihan yang tepat.

TRENDING:  Bagaimana Hukum Investasi Dalam Islam? Ini Penjelasannya

Mudahnya Proses Pembelian Saham

BCA mempunyai anak perusahaan khusus yang menjual efek maupun saham, yaitu BCA sekuritas. Nah, bagi kalian yang ingin bisa membeli saham BCA, maka kalian cukup datang ke kantor pusat BCA di Menara BCA, Grand Indonesia, 41st Floor, Jl. MH Thamrin No. 1. Lalu, bagaimana dengan orang luar daerah yang juga berminat? Tenang saja, kalian bisa membelinya melalui perusahaan sekuritas lainnya karena saham BCA ini juga dijual bebas.

Sebenarnya ada cara lain lagi yang lebih mudah untuk bisa investasi saham BCA. Bagi kalian yang sudah menjadi nasabah di BCA, maka kalian bisa membeli sahamnya melalui aplikasi BCAS BEST Mobile 2.0. Cukup unduh melalui toko aplikasi, kemudian masukkan data kalian sesuai arahan yang tersedia. Mudah dan simpel, tanpa harus datang ke pusat sekuritas.

Ada satu hal yang harus diperhatikan oleh investor pemula. Meski dua ulasan di atas menjelaskan keuntungan investasi di BCA, kalian harus tetap tahu apa kendala yang bisa saja menghambat. Setoran awal di bursa saham BCA ini cukup tinggi, yaitu Rp3.000.000 untuk investasi online dan Rp25.000.000 untuk yang datang langsung ke BCA Sekuritas. Apabila kalian hanya mempersiapkan dana cekak, ada baiknya dipikir-pikir lagi, ya!

Semoga ulasan seputar investasi saham BCA ini dapat menambah pengetahuan. Selamat menikmati investasi!

TRENDING:  Hukum Forex Dalam Islam Menurut Fatwa MUI Lengkap

Iklan